Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menghadapi stress di Era Pandemi Covid-19 dalam Perspektif Jiwa, Sosial dan Budaya

 


Kegiatan kajian Islam yang diselenggarakan secara rutin oleh MPK PDM Ponorogo malam itu dilaksanakan melalui daring aplikasi Zoom dan streaming YouTube dengan pengisi materi, Dr. H. Khoirudin Bashori, M.Si.

Kajian Islam part 6 kali ini mengangkat tema menghadapi stress di era pandemi Covid-19 dalam perspektif jiwa, sosial dan budaya.

Menurut pemateri, seseorang yang terlalu sedikit stres akan menyebabkan kebosanan, namun jika seseorang terlalu banyak stres akan menyebabkan kecemasan berlebihan dan tidak produktif. Terkadang stress diperlukan untuk mendongkrak achievement atau kinerja seseorang.

"Stres adalah bentuk ketegangan fisik, psikis, emosi maupun mental. Bentuk ketegangan ini mempengaruhi kinerja keseharian seseorang. Stres dapat membuat produktivitas menurun, rasa sakit dan gangguan-gangguan mental. Sumber stres disebut stressor" tutur pemateri kajian Islam part 6 MPK PDM Ponorogo.

Ketika kita mengubah cara berpikir, akan mengubah cara kita merespons dan bereaksi. Akibatnya, kita mengubah reaksi biokimiawi yang akan meminimalkan dan akhirnya mencegah kecemasan. Oleh karena itu, kita memerlukan manajemen stress yang baik. Seperti mengubah persepsi dan harapan, membagi pekerjaan atau tugas menjadi beberapa bagian, tetapkan tujuan yang masuk akal atau realistis, hindari penundaan, membuat target pekerjaan, jangan berkompromi dengan nilai-nilai atau keyakinan anda, dan memiliki jadwal kegiatan yang tersusun rapi. Manajemen stress yang baik kita perlukan, terlebih disaat pandemi seperti sekarang ini. Agar kesehatan fisik lebih baik, lebih banyak energi dan stamina, emosi stabil, memiliki sikap yang positif, menjadi orang yang bahagia dan penuh harapan, kemampuan untuk fokus meningkat dan dapat belajar untuk mencapai hasil yang optimal.

Materi kajian malam itu ditutup oleh pemateri dengan kata kunci "balance", yang berarti kebahagiaan akan selalu hadir jika suka dan duka dinilai sama.

Penulis : Dianita Ayu Lestari mahasiswa DIII Keperawatan FIK Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Posting Komentar untuk "Menghadapi stress di Era Pandemi Covid-19 dalam Perspektif Jiwa, Sosial dan Budaya"