Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kapan Musibah Datang dan Bagaimana Mencegahnya

kapan musibah datang dan bagaimana mencegahnya
Ilustrasi

Musibah datang pasti ada sebabnya, musibah berhenti juga pasti ada sebabnya. Semuanya pasti ada ibrah dan hikmahnya. Tapi yang pasti TAUBATAN NASUHA secara nasional dan kembali ke jalan haq, lurus, hanif, fitrah, dan istiqomah adalah solusinya. Perhatikan ayat al-Qur'an dan beberapa hadits di bawah ini.  

{وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah), tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu. Maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. (QS Al Isra: 16)

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ (96)

Jikalau penduduk negeri  beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.  (QS Al-A'raf: 96)

{وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا الْقُرُونَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَمَّا ظَلَمُوا وَجَاءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ وَمَا كَانُوا لِيُؤْمِنُوا كَذَلِكَ نَجْزِي الْقَوْمَ الْمُجْرِمِينَ (13) ثُمَّ جَعَلْنَاكُمْ خَلائِفَ فِي الأرْضِ مِنْ بَعْدِهِمْ لِنَنْظُرَ كَيْفَ تَعْمَلُونَ (14) }

Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan umat-umat yang sebelum kalian, ketika mereka berbuat kezaliman, padahal rasul-rasul mereka telah datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka sekali-kali tidak hendak beriman. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat dosa. Kemudian Kami jadikan kalian pengganti-pengganti (mereka) di muka bumi sesudah mereka, supaya Kami memperhatikan bagaimana kalian berbuat (QS Yunus: 13-14)

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, maka disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).  (QS Asy-Syura: 30)

Dari ayat-ayat tersebut, cukup terang benderang, bahwa jikalau Allah akan membinasakan suatu negeri adalah sangat mudah. Demikian pula jika akan membukakan pintu berkah dan maghfirah juga mudah.

Oleh karena itu, jikalau antum punya mulut kelola dengan baik, jangan clutak, suka menebar fitnah  dan jangan suka berbohong. Jika antum punya kaki dan tangan, jangan trutusan ke tempat maksiyat, keji dan  mungkar, dst.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إنَّ النَّاسَ إذا رأَوُا الظَّالمَ فلم يأخُذوا على يدَيْه أوشك أن يعُمَّهم اللهُ بعقابٍ

“Sesungguhnya jika manusia melihat seseorang berbuat kedzaliman, lalu mereka tidak mencegahnya, maka Allah akan meratakan- adzab kepada mereka semuanya. (Sunan Abu Dâwud No. 4338 , Sunan at-Tirmidzi No. 2168, silsilah Shahîhah No.156. Ini lafazh at-Tirmidzi)

Ali bin Abi Tholib, radhiyallahu ‘anhu, mengatakan,

مَا نُزِّلَ بَلاَءٌ إِلاَّ بِذَنْبٍ وَلاَ رُفِعَ بَلاَءٌ إِلاَّ بِتَوْبَةٍ

“Tidaklah musibah turun, melainkan karena dosa. Oleh karena itu, musibah akan hilang hanya dengan taubat. (AlJawabul Kaafi, h. 87)

Bahwa musibah datang karena diundang. Hilang karena perjuangan, bentuknya taubatan nasuha secara nasional, diikuti dengan ketaatan total, ikhlas dan istiqomah. Dan jika  tahu ada kemungkaran hanya DIAM  berarti siap-siap menerima pemerataan adzab Apalagi ikut membela rezim yang munkar, adzabnya lebih dasyat, Allahu a'lamu bishawab. [*]
Suparno M Jamin
Penulis : Suparno M Jamin

Posting Komentar untuk "Kapan Musibah Datang dan Bagaimana Mencegahnya"