Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perih Jalan Dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Perih Jalan Dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Ketika seseorang duduk sendirian, biasanya sering teringat dosa-dosa dan kesalahan masa lalu, termasuk dosa masa kini. Ada yang nyesel, ada juga yang asyik dengan berbagai kemungkaran. Tidak jarang malahan jadi seporter  rezim yang keji dan munkar.  

Semua nasehat ikhwan dan akhwat, yang bergerak dalam bidang  da'wah, amar ma'ruf nahi munkar, dijawab dengan appriori, bahkan difitnah dan dibully, dengan berbagai istilah dan label, antara lain radikalis, ekstremis, teroris dan benarnya sendiri.

Mereka lupa, siapa sesungguhnya yang berbuat keji, dzalim, dan munkar, serta sering menumpahkan darah orang-orang tak berdosa, bahkan telah merenggut ratusan sampai ribuan nyawa manusia tak berdosa? Mungkin sudah lupa, coba sedikit toleh ke belakang. Ada peristiwa 48, 65, Ambon, Poso, di depan Bawaslu, KM 50, brigadir Yoshua, tragedi Kanjuruhan Malang, dan seterusnya. 

Di samping itu,  ada juga berbagai mafia dan skandal. Mulai dari judi, narkoba, dan korupsi.   Bahkan ada informasi, seorang bintara memiliki rekening yang super gendut, jika tidak salah kutip adalah sebesar Rp.99.999.999.999.999, 00.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من أحدث حدثا، أو آوى محدثا، فعليه لعنة الله ولعنة اللاعنين والملائكة والناس أجمعين، لا يقبل الله منه صرفا ولا عدلا

Barangsiapa yang membuat atau melakukan suatu kejahatan dan orang yang MELINDUNGI orang-orang yang berbuat jahat,  maka dia mendapatkan laknat Allah, laknat orang-orang yang melaknat, laknat malaikat, dan laknat manusia seluruhnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan menerima darinya ganti dan tebusan apa pun.”* (📚 H.R. Bukhari dan Muslim)

Allah SWT berfirman:

وَلَا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِيَاءَ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ

Dan  janganlah kamu cenderung kepada orang-orang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, sedangkan kamu tidak mempunyai seorang penolongpun selain Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan” (📖 QS. : 11:  113)

يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِي النَّارِ يَقُولُونَ يَا لَيْتَنَا أَطَعْنَا اللَّهَ وَأَطَعْنَا الرَّسُولَا وَقَالُوا رَبَّنَا إِنَّا أَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَاءَنَا فَأَضَلُّونَا السَّبِيلَا رَبَّنَا آَتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ الْعَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْنًا كَبِيرًا

”Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya, andaikata kami ta`at kepada Allah dan ta`at (pula) kepada Rasul”. Dan mereka berkata: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menta`ati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar (📖 QS. 33 :  66 - 68).

Oleh karena itu, istiqomahlah di jalan amar ma'ruf nahi munkar.  Jangan malah membantu dan kerjasama dalam perkara yang keji, dzalim dan munkar. Neraka adalah tempat tinggalnya.[*]

Posting Komentar untuk "Perih Jalan Dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar"